Selasa, 24 Desember 2013

WORLD CAT

BEAUTIFUL CATS

PieWie

Kucing adalah hewan yang sangat disukai oleh banyak orang walaupun sebenarnya masih banyak lagi makluk yang imut dan cantik. Kucing termasuk hewan yang bersih. Mereka sering merawat diri dengan menjilati rambut mereka. Saliva atau air liur mereka adalah agen pembersih yang kuat, tapi dapat memicu alergi pada manusia. Kadang kala kucing memuntahkan hairball atau gulungan rambut yang terkumpul di dalam perut mereka.

Kucing menyimpan energi dengan cara tidur lebih sering ketimbang hewan lain. Lama tidur kucing bervariasi antara 12-16 jam per hari, dengan angka rata-rata 13-14 jam. Tetapi tidak jarang dijumpai kucing yang tidur selama 20 jam dalam satu hari.

Di dalam perkembangan peradaban islam, kucing hadir sebagai teman sejati dalam setiap nafas dan gerak geliat perkembangan islam.

Nabi Muhammad memiliki seekor kucing yang diberi nama Mueeza. Suatu saat, di kala Nabi hendak mengambil jubahnya, ditemuinya Mueeza sedang terlelap tidur dengan santai diatas jubahnya. Tak ingin mengganggu hewan kesayangannya itu, Nabi pun memotong belahan lengan yang ditiduri Mueeza dari jubahnya.

Ketika Nabi kembali ke rumah, Muezza terbangun dan merunduk sujud kepada majikannya. Sebagai balasan, Nabi menyatakan kasih sayangnya dengan mengelus lembut ke badan mungil kucing itu sebanyak 3 kali.

Dalam aktivitas lain, setiap kali Nabi menerima tamu di rumahnya, nabi selalu menggendong mueeza dan di taruh dipahanya. Salah satu sifat Mueeza yang Nabi sukai ialah ia selalu mengeong ketika mendengar adzan, dan seolah-olah suaranya terdengar seperti mengikuti lantunan suara adzan.

Kepada para sahabatnya, Nabi berpesan untuk menyayangi kucing peliharaan, layaknya menyanyangi keluarga sendiri. Hukuman bagi mereka yang menyakiti hewan lucu ini sangatlah serius, dalam sebuah hadist shahih Al Bukhari, dikisahkan tentang seorang wanita yang tidak pernah memberi makan kucingnya, dan tidak pula melepas kucingnya untuk mencari makan sendiri, Nabi Muhammad SAW pun menjelaskan bahwa hukuman bagi wanita ini adalah siksa neraka.


Dari Ibnu Umar RA bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Seorang wanita dimasukkan kedalam neraka karena seekor kucing yang dia ikat dan tidak diberikan makan bahkan tidak diperkenankan makan binatang-binatang kecil yang ada di lantai” (HR. Bukhari).


Pada kulit kucing terdapat otot yang berfungsi untuk menolak telur bakteri. Otot kucing itu juga dapat menyesuaikan dengan sentuhan otot manusia. Permukaan lidah kucing tertutupi oleh berbagai benjolan kecil yang runcing, benjolan ini bengkok mengerucut seperti kikir atau gergaji. Bentuk ini sangat berguna untuk membersihkan kulit. Ketika kucing minum, tidak ada setetes pun cairan yang jatuh dari lidahnya.

Sedangkan lidah kucing sendiri merupakan alat pembersih yang paling canggih, permukaannya yang kasar bisa membuang bulu-bulu mati dan membersihkan bulu-bulu yang tersisa di badannya.

Kucing memang tidak lepas dari yang namanya sifat manja dan sering bermalas-malasan namun terlebih dari itu kucing memiliki kelebihan yang lucu dan imut sehingga kucing tersebut mendapat julukan Most Beautiful Cat in the World.


Dibawah ini adalah liputan mengenai Most Beautiful Cat in the World.

1. American Bobtail Cat



Kucing American Bobtail LH (Longhair) adalah Kucing American Bobtail versi Longhair dan merupakan salah satu ras kucing yang berkembang melalui seleksi alamiah. Meskipun kucing hutan bobtail (ekor pendek) telah ada di Amerika Serikat sejak dulu, namun program pengembang-biakan baru mulai berkembang sekitar akhir tahun 1960-an.Ciri utama kucing American Bobtail Longhair ini adalah ekor yang tebal dan pendek, sekitar 1/3 panjang normal ekor kucing. Seperti juga pada kucing Manx, bentuk ekor yang pendek tersebut merupakan hasil mutasi genetik.Kucing American Bobtail Longhair berukuran medium-besar dengan bentuk badan kekar, mirip kucing liar bobcat yang terdapat di hutan-hutan Amerika Serikat. Seperti juga kucing Norwegian Forest cat, kucing American Bobtail Longhair termasuk kucing yang puber pada umur 2-3 tahun. Badannya cukup panjang, padat berisi, dan semi cobby. Pertulangannya kokoh dan besar dengan dada lebar dan padat. Kaki belakangnya lebih panjang dan lebih besar dari kaki depan. Kucing jantan bisa mencapai berat 7.5 Kg.

Kepala berbentuk seperti segitiga lebar dengan rahang lebar dan kuat. Hidung lebar dengan daerah sedikit cekung antara kening dan hidung. Telinga berukuran sedang, lebar di bagian dasar dan terdapat rambut yang lebih panjang diujungnya. Mata berbentuk seperti almond dengan warna mata bervariasi sesuai dengan warna bulu.

Kucing American Bobtail Longhair termasuk kucing yang aktif dan sangat suka bermain. Selain mudah bersahabat dengan manusia, juga termasuk kucing yang cerdas dan ahli melepaskan diri dari kandang atau ruangan tertutup. Mereka sangat mudah beradaptasi dengan lingkungan sekitar, tidak peduli lingkungannya tenang atau berisik. Salah satu ciri khas ras ini adalah sifatnya yang mirip dengan anjing.


2. Kucing Persia (Persian Longhair)



Kucing tercantik didunia yang ke-dua adalah salah satu kucing tertua yang berasal dari Persia (sekarang Iran), dari catatan sejarah tertulis kucing ini ditemukan sekitar tahun 1600 SM.Selain menjadi salah satu yang tertua, tentu saja salah satu yang paling terkenal di Indonesia, juga di dunia. Melekat keindahan dan daya tarik ditambah sifat kasih sayang dan lembut menyumbang banyak popularitasnya. Di Indonesia, kucing ras persia cukup banyak dikembangbiakkan dibandingkan dengan ras lain.

Kucing Persia sangat mudah beradaptasi dengan berbagai macam tempat, maupun dengan pemilik barunya, dengan lingkungan rumah tangga yang baru. Memiliki kepribadian yang ramah dan hangat, mereka melakukannya dengan baik terhadap anak-anak, sangat menyenangkan. Mereka suka bermain, mereka senang di dalam ruangan (di dalam rumah). Kucing Persia lebih mudah dikandangkan, relatif tidak berisik dan lebih sesuai hidup di dalam rumah.Kucing Persia merupakan kucing yang sangat anggun sekaligus wajahnya nampak lucu sekali. Kepalanya besar dan bulat, hidung pesek dan lebar dengan celah pembatas yang jelas dengan mata. Rahang kuat dan lebar, pipi penuh ditopang tulang pipi yang menonjol.

Bila dilihat dari samping, bagian dahi hidung dan dagu berbentuk garis tegak lurus.Telinga kucing Persia berujung bulat, bagian dasar melebar, tidak terlalu tinggi dan miring ke depan. Matanya membuka berbentuk bulat dan lebar, warna matanya berhubungan dengan warna bulu dan serasi.Dadanya lebar dan membulat dengan bagian punggung sedikit membulat, ukuran dan posisi perut bagian belakang membulat dan lebih rendah (cobby). Kaki kucing Persia pendek, tebal, kuat ditopang tulang yang berukuran besar. Kaki depan lurus dan kaki belakang juga lurus bila dilihat dari belakang.Bulunya panjang dan tebal mengkilap, menutupi seluruh badannya, dengan ekor yang berbulu tebal, lurus, panjang sesuai proporsi badannya.


3. Kucing Balinese (Siamese Longhair)



Kucing Siam sendiri berbulu pendek, namun karena mengalami mutasi spontan muncullah kucing siam dengan bulu panjang. Secara sederhana siam dan balinese adalah kucing yang sama, perbedaan hanya terletak pada panjang bulu, kedua kucing ini memiliki kecerdasan tertinggi diantara semua kucing.

Kucing Balinese adalah kucing dengan tipe tubuh oriental (langsing dan panjang/svelte) ditutupi bulu panjang dengan pola warna seperti ras siam (colorpoint). Bulu kucing balinese tidak sepanjang himalayan (persia colorpoint).Variasi warna yang diakui oleh CFA untuk kucing Balinese sama dengan variasi kucing Siam, yaitu seal point, blue point, chocolate point and lilac point. Hampir semua sifat dan bentuk tubuh Balinese serupa dengan Siam. Perbedaan hanya terletak pada panjang bulunya.


4. Kucing Anggora (Turkish Angora, Ankara Kedisi)



Most Beautiful Cat in the World ini adalah salah satu kucing tertua yang berasal dari kota Angora (sejak tahun 1930 disebut Ankara) di Turki. Kucing Angora sepintas mirip dengan kucing Persia, bila diperhatikan hidungnya akan nampak berbeda. Kalau kucing persia berhidung “pesek” (mungil) sehingga nampak lucu, sedangkan kucing anggora berhidung mancung dan nampak manis. Kucing Angora yang dikenal sekarang disebut juga Angora Turki (Turkish Angora) atau juga disebut kucing Ankara Kedisi. Kucing Angora Turki yang asli sebenarnya hanya berwarna putih dengan mata biru atau kuning.

Kucing Angora (Turkish Angora) dikenal sebagai kucing yang sangat cerdas, keingin-tahuan terhadap sesuatu cukup besar. Kucing angora ini juga lucu, sangat mudah beradaptasi dan mudah bergaul dengan penghuni rumah. Memiliki kepribadian yang ramah dan hangat, mereka melakukannya dengan baik terhadap anak-anak, sangat menyenangkan. Keinginan mereka bermalas-malasan dan bermain, mereka senang di dalam ruangan (di dalam rumah).

Kucing ras angora nampak elegan dan anggun, mempunyai ukuran badan sedang, dengan tubuh relatif besar, panjang, langsing, dengan kaki dan ekor panjang. Ekornya berbulu tebal dan mengembang seperti ekor musang. Hidung mancung, keseluruhan kepala berbentuk seperti segitiga, dengan telinga lebar dan menunjuk, mata besar berbentuk kacang almond. Warna kucing ini bermacam-macam, ada yang putih, hitam, coklat, tricolour/blangtelon (putih, hitam, kuning kecoklatan), kuning, kemerahan, dsb.


5. House Cat Longhair


Lebih dari 99% kucing di dunia termasuk dalam kelompok kucing ini (kucing Domestic Longhair dan Shorthair), dan kurang dari 1% untuk jenis ras lainnya. Jenis/kelompok kucing Domestic Longhair ini muncul si hampir semua negara di dunia. Hal ini dikarenakan terdapat sangat banyak kucing berbulu panjang atau medium yang awalnya tidak dapat diikutkan dalam kontes kucing, lantaran ketidakjelasan ras/jenis atau asal-usul kucing tersebut.


6. Kucing British Shorthair


Secara umum ukuran badannya medium sampai besar dengan berat berkisar 4 – 8 kg. Badannya kompak, padat, cobby, kuat dan berotot dengan dada, bahu serta pinggul yang lebar. Kepalanya bulat dan lebar dengan pipi penuh, terletak pada leher yang pendek dan tebal. Hidung pendek, lebar dan lurus tanpa lekukan, bentuk dagunya bulat. Ukuran telinga sedang dan lebar pada bagian bawah dengan ujung melengkung. Jarak antara kedua telinga sedang. Mata besar dan bulat, warnanya berhubungan dengan warna bulu yaitu copper, gold, blue, green atau odd eyes.

Kaki Kucing British Shorthair pendek dengan tulang yang kuat serta berotot dan jari-jarinya bulat. Panjang ekor lebih kurang 2/3 panjang tubuh, tebal pada bagian pangkal dan menipis pada ujungnya. Bulunya pendek, padat dan tebal.


7. Kucing Exotic Longhair




Most Beautiful Cat in the World yang terakhir adalah Kucing Exotic Longhair ini mirip dengan kucing Exotic (Exotic Shorthair) namun berbulu panjang (longhair), juga mirip dengan kucing Persia, bertubuh cobby dan bulunya berbagai macam warna.


وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


By. Taz Esta

Jumat, 29 November 2013

Wujud Nyata Cinta Rasul Pada Umatnya



بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيم
“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang”

ﺁﻟﻠّﻬُﻢَ ﺻَﻠّﯿﮱِ ﯛﺳَﻠّﻢْ ﻋَﻠﮱِ ﺳَﻴّﺪﻧَﺂ ﻣُﺤَﻤّﺪْ ﻭَ ﻋَﻠﮱ ﺁﻝِﺳَﻴّﺪﻧَﺂ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ
Kasih Sayang Rasulullah S.A.W Kepada Umatnya
Diriwayatkan bahawa surah Al-Maaidah ayat 3 diturunkan sesudah waktu Asar yaitu pada hari Jum'at di Padang Arafah pada musim haji penghabisan (Wada')




Pada masa itu Rasulullah S.A.W. berada di Padang Arafah di atas unta. Ketika ayat ini diturunkan Rasulullah tidak begitu jelas penerimaannya, untuk mengingati isi dan makna yang terkandung di dalam ayat tersebut, Baginda Rasulullah bersandar pada unta beliau sambil unta tersebut duduk perlahan-lahan.
Setelah itu turun malaikat Jibrail A.S dan berkata:"Wahai Muhammad, sesungguhnya pada hari ini telah aku sempurnakan urusan agamamu, maka terputuslah apa yang diperintahkan oleh Allah S.W.T. dan demikian juga apa yang terlarang olehNya. Oleh karena itu kamu kumpulkan para sahabatmu dan beritahu mereka bahawa hari ini adalah hari terakhir aku bertemu dengan kamu."

Setelah malaikat Jibrail A.S pergi maka Rasulullah S.A.W pun berangkat ke Mekah dan terus ke Madinah.

Setelah Rasulullah S.A.W mengumpulkan para sahabat beliau, maka Rasulullah pun menceritakan apa yang telah di sampaikan oleh malaikat Jibrail A.S. Setalah para sahabat mendengar hal demikian maka mereka pun gembira sambil berkata : "Agama kita telah sempurna! agama kita telah sempurna!"

Disaat Abu Bakar mendengar keterangan Rasulullah S.A.W. itu, dia tidak dapat menahan kesedihannya maka dia pun kembali ke rumah lalu mengunci pintu dan menangis. Abu Bakar menangis dari pagi hingga ke malam.


Kisah tentang Abu Bakar r.a menangis telah sampai kepada sahabat yang lain, maka berkumpullah para sahabat di hadapan rumah Abu Bakar r.a dan mereka berkata : "Wahai Abu Bakar, apakah yang telah membuat kamu menangis sehingga sebegini sekali keadaanmu? Seharusnya kamu berasa gembira sebab agama kita telah sempurna."



Mendengar pertanyaan dari para sahabat maka Abu Bakar r.a pun berkata:" Wahai para sahabatku, kamu semua tidak tahu tentang musibah yang menimpa kamu, tidakkah kamu tahu bahwa apabila sesuatu perkara itu telah sempurna maka akan kelihatanlah kekurangannya. Dengan turunnya ayat tersebut bahawa ianya menunjukkan perpisahan kita dengan Rasulullah S.A.W. Hasan dan Husin menjadi yatim dan para istri Nabi menjadi janda."


Setelah mendengar penjelasan dari Abu Bakar r.a maka sadarlah mereka akan kebenaran kata-kata Abu Bakar r.a, lalu mereka menangis. Tangisan mereka telah di dengar oleh para shabat yang lain, maka mereka pun terus memberitahu Rasulullah S.A.W. tentang apa yang mereka lihat itu.


Salah seorang dari sahabat berkata : " Ya Rasulullah, kami baru balik dari rumah Abu Bakar r.a dan kami dapati ramai orang menangis dengan suara yang kuat di hadapan rumah beliau."

Apabila Rasulullah mendengar keterangan dari sahabat itu, maka berubahlah muka Rasulullah dan dengan segera beliau bergegas ke rumah Abu Bakar r.a.


Setelah Rasulullah sampai di rumah Abu Bakar r.a maka Rasulullah S.A.W melihat kesemua mereka yang menangis dan bertanya. "Wahai sahabatku, kenapakah kamu semua menangis?" Kemudian Ali r.a berkata : " Ya Rasulullah S.A.W., Abu Bakar mengatakan dengan turunnya ayat ini membawa tanda bahawa wafat mu telah dekat. Adakah ini benar, ya Rasulullah?"


Lalu Rasulullah S.A.W. berkata : "Semua yang dikata oleh Abu Bakar r.a adalah benar dan sesungguhnya masa untuk aku meninggalkan kamu semua telah hampir dekat."


Sebaik sahaja Abu Bakar r.a mendengar pengakuan Rasulullah S.A.W maka dia menangis sekuat tenaganya sehingga dia jatuh pengsan sementara Ali r.a pula mengeletar seluruh tubuhnya. Dan para sahabat yang lain menangis dengan sekuat-kuat yang mereka mampu.


Kemudian Rasulullah S.A.W. bersalam dengan para sahabat satu demi satu dan berwasiat kepada mereka. [Kisah Rasulullah S.A.W hidup selepas turunnya ayat terakhir itu ada yang menyatakan 81 hari, 50 hari, 35 hari dan ada juga yang mengatakan 21 hari.]


Pada saat sudah dekat ajal Rasulullah S.A.W., beliau menyuruh Bilah bin Rabah azan untuk mengerjakan solat, lalu berkumpullah para Muhajirin dan Ansar di masjid Rasulullah S.A.W. kemudian Rasulullah menunaikan solat 2 rakaat bersama semua yang hadir. Setelah selesai mengerjakan solat beliau bangun dan naik ke atas mimbar dan berkata: 


"Alhamdulillah, wahai para muslimin, sesungguhnya saya adalah seorang Nabi yang diutus dan mengajak orang kepada jalan Allah dengan izin Nya, dan saya ini adalah sebagai saudara kandung kamu, yang kasih sayang pada kamu semua seperti seorang ayah. Oleh itu kalau sesiapa mempunyai hak untuk dituntut, maka hendaklah dia bangun dan memberitahu saya sebelum saya dituntut di hari kiamat."

Rasulullah berkata sebanyak tiga kali kemudian bangun seorang lelaki yang bernama 'Ukasyah Bin Muhshan' dan berkata:


"Demi ayah dan ibuku Ya Rasulullah S.A.W., kalau anda mengumumkan kepada kami berkali- kali sudah tentu saya tidak mahu mengemukakan hal ini."

Lalu 'Ukasyah berkata lagi: 

"Sesungguhnya dalam perang Badar, saya bersamamu Ya Rasulullah, pada masa itu saya mengikuti unta anda dari belakang, setelah dekat saya pun turun menghampiri anda dengan tujuan supaya dapat mencium peha anda, tetapi anda telah mengambil tongkat dan memukul unta anda supaya berjalan cepat, yang mana pada masa itu anda terpukul pada tulang rusuk saya. Oleh itu saya hendak tahu sama ada anda sengaja atau cuma hendak memukul unta tersebut."

Rasulullah S.A.W. berkata :

" Wahai Ukasyah, Rasulullah sengaja memukul kamu."

Kemudian Rasulullah S.A.W. berkata kepada Bilal r.a.: 

"Wahai Bilal, kamu pergi ke rumah Fatimah dan ambilkan tongkat aku ke mari."

Bilal keluar dari masjid menuju ke rumah Fatimah sambil meletakkan tangannya di atas kepala dengan berkata:"Rasulullah telah menyediakan dirinya untuk di balas (qishash)."


Setelah Bilal sampai di rumah Fatimah maka Bilal pun memberi salam dan mengetuk pintu. Kemudian Fatimah r.a menyahut dengan berkata:" Siapakah di pintu?"


Lalu Bilal berkata:"Saya Bilal, saya diperintahkan oleh Rasulullah S.A.W. untuk mengambil tongkatnya."


Kemudian Fatimah berkata:" Wahai Bilal, untuk apa ayahku meminta tongkatnya?"


Bilal berkata : "Wahai Fatimah, Rasulullah S.A.W. telah menyediakan dirinya untuk di qishash". 

Fatimah bertanya lagi : "Wahai Bilal, siapakah manusia yang sampai hatinya untuk mengqishash Rasulullah S.A.W.?"

Bilal tidak menjawab pertanyaan Fatimah r.a., sebaik sahaja Fatimah r.a memberikan tongkat tersebut maka Bilal pun membawa nya kepada Rasulullah S.A.W.


Rasulullah S.A.W. menerima tongkat tersebut dari Bilal maka beliau pun menyerahkan kepada 'Ukasyah'. Melihat hal yang demikian maka Abu Bakar r.a. dan Umar r.a tampil ke hadapan sambil berkata:"Wahai 'Ukasyah, janganlah kamu qishash baginda Rasulullah S.A.W., tetapi kamu qishashlah kami berdua."


Rasulullah S.A.W. mendengar kata-kata Abu Bakar dan Umar maka dengan segera baginda berkata:"Wahai Abu Bakar dan Umar, duduk lah kamu sesungguhnya Allah S.W.T. telah menetapkan tempat untuk kamu berdua."


Kemudian Ali r.a. bangun lalu berkata:"Wahai 'Ukasyah! aku adalah orang yang sentiasa berada disamping Rasulullah S.A.W. oleh itu kamu pukul lah aku dan janganlah kamu mengqishash Rasulullah S.A.W."


Lalu Rasulullah S.A.W. berkata:" Wahai Ali, duduklah kamu, sesungguhnya Allah S.W.T. telah menetapkan tempatmu dan mengetahui isi hati mu."


Setelah itu Hasan dan Husin bangun dan berkata:"Wahai 'Ukasyah, bukankah kamu tidak tahu bahawa kami ini adalah cucu Rasulullah S.A.W., kalau kamu mengqishash kami sama dengan kamu mengqishash Rasulullah S.A.W."


Mendengar kata-kata cucunya Rasulullah S.A.W. pun berkata: "Wahai buah hatiku, duduklah kamu berdua."


Rasulullah S.A.W. berkata:" Wahai 'Ukasyah, pukul lah saya kalau kamu hendak memukul."
Kemudian 'Ukasyah berkata:" Ya Rasulullah S.A.W. anda telah memukul saya sewaktu saya tidak memakai baju."


Maka Rasulullah S.A.W. pun membuka baju, sebaik sahaja Rasulullah S.A.W. membuka baju maka menangislah semua yang hadir.


sahaja 'Ukasyah melihat tubuh badan Rasulullah S.A.W. maka dia pun mencium beliau dan berkata: "Saya tebus anda dengan jiwa saya, ya Rasulullah S.A.W. Siapakah yang sanggup memukul anda. Saya melakukan begini adalah sebab saya hendak menyentuh badan anda yang dimuliakan oleh Allah S.W.T. dengan badan saya dan Allah S.W.T menjaga saya dari neraka dengan kehormatanmu."


Kemudian Rasulullah S.A.W. berkata:"Dengarlah kamu sekelian, sekiranya kamu hendak melihat ahli syurga, inilah orangnya."


Kemudian semua para jemaah bersalaman atas kegembiraan mereka terhadap peristiwa yang sangat genting itu. Setelah itu para jemaah berkata:" Wahai 'Ukasyah, inilah keuntungan yang paling besar bagimu, engkau telah memperolehi darjat yang tinggi dan bertemankan Rasulullah S.A.W. di dalam syurga."


Apabila ajal Rasulullah S.A.W. makin hampir maka beliau pun memanggil para sahabat ke rumah Siti Aisyah r.a dan beliau berkata: "Selamat datang kamu semua semoga Allah S.W.T. mengasihi kamu semua, saya berwasiat kepada kamu semua agar kamu semua bertaqwa kepada Allah S.W.T. dan mentaati segala perintahnya. Sesungguhnya hari perpisahan antara saya dengan kamu semua hampir dekat. Kalau telah sampai ajalku maka hendaklah Ali yang memandikanku, Fadhl bin Abas hendaklah menuangkan air dan Usamah bin Zaid hendaklah menolong keduanya.


Setelah itu kamu kapani aku dengan pakaianku sendiri apabila kamu semua menghendaki, atau kapanilah aku dengan kain Yaman yang putih. Apabila kamu memandikan aku, maka hendaklah kamu letakkan aku diatas diatas balai tempat tidurku dalam rumah ku ini. Setelah itu kamu semua keluarlah sebentar meninggalkan ku. Setelah itu baru kamu semua masuk beramai-ramai bersolat ke atasku."


Sebaik sahaja para sahabat mendengar ucapan yang sungguh menyayat hati itu maka mereka menangis dengan nada yang keras dan berkata:" Ya Rasulullah S.A.W., anda adalah seorang Rasul yang diutus kepada kami dan untuk semua yang mana selama ini anda memberi kekuatan dalam penemuan kami dan sebagai penguasa yang menguruskan perkara kami. Apabila anda sudah tiada nanti siapakah yang akan kami tanya setiap persoalan yang timbul nanti?"


Kemudian Rasulullah S.A.W. berkata:" Dengarlah para sahabatku aku tinggalkan kamu semua jalan yang benar dan jalan yang terang dan telah aku tinggalkan kepada kamu semua, dua penasihat yang satu daripadanya pandai bicara dan yang satu lagi diam sahaja. Yang pandai bicara itu ialah Al-Quran dan yang diam itu ialah Maut.


Apabila ada sesuatu persoalan yang rumit diantara kamu, maka hendaklah kamu semua kembali kepada Al-Quran dan Hadisku dan sekiranya hati kamu itu berkeras maka lembutlah dia dengan mengambil pengajaran dari mati."


Setelah Rasulullah S.A.W. berkata demikian, maka sakit Rasulullah S.A.W. bermula. Dalam bulan Safar Rasulullah sakit selama 18 hari dan sering diziarahi oleh para sahabat. Dalam sebuah kitab diterangkan bahawa Rasulullah S.A.W. diutus pada hari Isnin dan wafat pada hari Isnin.


Pada hari isnin, sakit Rasulullah S.A.W. bertambah berat, setelah Bilal r.a. selesai azan subuh, maka Bilal r.a pun pergi ke rumah Rasulullah S.A.W. Sesampainya Bilal r.a di rumah Rasulullah S.A.W., maka Bilal r.a pun memberi salam:" Assalamualaikum ya Rasulullah." Lalu dijawab oleh Fatimah r.a: "Rasulullah S.A.W. masih sibuk dengan urusan beliau."


Bilal r.a mendengar penjelasan dari Fatimah r.a maka Bilal pun kembali ke masjid tanpa memahami kata-kata Fatimah r.a itu.


waktu subuh hampir hendak lupus, lalu Bilal pergi sekali lagi ke rumah Rasulullah S.A.W. dan memberi salam seperti permulaan tadi, kali ini salam Bilal r.a telah didengar oleh Rasulullah dan baginda berkata:"Masuklah wahai Bilal, sesungguhnya penyakitku ini semakin berat, oleh itu kamu suruhlah Abu Bakar mengimamkan solat Subuh berjemaah dengan mereka yang hadir."


Setelah mendengar kata-kata Rasulullah S.A.W. maka Bilal r.a. pun berjalan menuju ke masjid sambil meletakkan tangannya diatas kepala dengan berkata:" Aduh musibah!"


Sebaik sahaja Bilal sampai di masjid maka Bilal pun memberitahu Abu Bakar tentang apa yang telah Rasulullah S.A.W. kata kan kepadanya.


Abu Bakar tidak dapat menahan dirinya apabila melihat mimbar kosong maka dengan suara yang keras Abu Bakar r.a menangis sehingga jatuh pengsan.


Melihat peristiwa itu, maka riuh rendahlah di


Kemudian Rasulullah memanggil Ali r.a dan Fadhl bin Abas, lalu Rasulullah S.A.W. bersandar kepada kedua mereka dan terus pergi ke masjid. Setelah Rasulullah S.A.W. sampai di masjid maka beliau pun bersolat Subuh bersama dengan para jemaah.


Setelah selesai solat Subuh maka Rasulullah S.A.W. pun berkata: "Wahai kaum muslimin, kamu semua sentiasa dalam pertolongan dan pemeliharaan Allah S.W.T., oleh itu hendaklah kamu semua bertaqwa kepada Allah S.W.T. dan mengerjakan segala perintahNya. 


Sesungguhnya aku akan meninggalkan dunia ini dan kamu semua, dan hari ini adalah hari pertama aku di akhirat dan hari terakhir aku di dunia.

Setelah berkata demikian, maka Rasulullah S.A.W. pun pulang ke rumah beliau.
Kemudian Allah mewahyukan kepada malaikat Izrail:"Wahai Izrail, pergilah kamu kepada kekasihku dengan sebaik-baik rupa dan apabila kamu hendak mencabut rohnya maka hendaklah kamu melakukan dengan cara yang paling lembut sekali.Apabila kamu pergi kerumahnya maka minta izinlah terlebih dahulu, kalau di izinkan kamu masuk maka masuklah kamu ke rumahnya dan kalau dia tidak mengizinkan kamu masuk maka hendaklah kamu kembali kepada ku.


Sebaik sahaja malaikat Izrail mendapat perintah dari Allah S.W.T. maka malaikat Izrail pun dengan segera menyerupai seorang Arab Badwi. Setelah malaikat Izrail sampai dihadapan rumah Rasulullah S.A.W. maka dia pun memberi salam:"Assalamu alaikum yaa ahla baitin nunuwwati wa ma danir risaalati aadkhulu?" (Mudah-mudahan keselamatan tetap untuk kamu sekelian, wahai penghuni rumah nabi dan sumber risalah, bolehkah saya masuk?")


Apabila Fatimah mendengar orang memberi salam maka dia pun berkata:"Wahai hamba Allah, Rasulullah S.A.W. sedang sibuk sebab sakitnya yang semakin berat."
Kamudian malaikat Izrail berkata lagi seperti permulaannya, dan kali ini seruan malaikat itu telah didengar oleh Rasulullah S.A.W. dan Rasulullah S.A.W. bertanya kepada Fatimah r.a:" Wahai Fatimah, siapakah di depan pintu itu."


Maka Fatimah r.a berkata:"Ya Rasulullah, ada seorang Arab Badwi memanggilmu dan aku telah katakan kepadanya bahawa anda sedang sibuk sebab sakit, sebaliknya dia memandang saya dengan tajam sehingga merasa mengigil badan saya."
Kemudian Rasulullah S.A.W. berkata:"Wahai Fatimah, tahu kah kamu siapakah orang itu?"
Jawab Fatimah:"Tidak ayah."


Dia adalah malaikat Izrail, malaikat yang akan memutuskan segala macam nafsu syahwat yang memisahkan perkumpulan- perkumpulan dan yang memusnahkan semua rumah serta meramaikan penghuni kubur."
Fatimah r.a. tidak dapat menahan air matanya lagi setelah mengetahui bahawa saat perpisahan dengan ayahnya telah hampir, dia menangis sepuas-puasnya.

KESEMPURNAAN ZUHUD

Ahad, 12 Februari 2012

Ya Rasullallah..kami rindu padamu.


                               بسم اللله الرحمن الرحىم
  
             ( Dengan Nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Mengasihani) 
Alhamdulillahi rabbbil alamin.. 
Bersyukurlah atas segala nikmat yang Allah kurniakan pada kita,Semoga kita diberkati Allah taa'la...insya-Allah..Puji2 an bagi Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW.
Assalammualaikum warohmatullahi taala wabarakatuh..
Wahai pembaca yang dikasihi Allah sekalian,bagaimana keadaan hati kita hari ini?
Semoga kita sentiasa diberikan hidayah oleh Allah taala .insya-Allah.
Cuaca pada suasana pagi ahad ini,begitu indah sekali..Sinaran matahari tidak pernah lekang memberikan 
sinar kepada tumbuh2 an,dan menyuluh daripada kegelapan.
Kucing2 berlari berkejaran sesama mereka,damai sugguh waktu2 begini.
Baiklah kali ini ana ingin menceritakan pengalaman kelmarin ,hari jumaat 10 februari 2012.
Sekola ana,ada mengadakan sambutan cinta rasul bersempena maulidurrasul.
Gembira sekali melihat sambutan itu berlangsung,rasa kelainannya pada tahun2 sebelum ini.
Kami berarak sambil berselawat keatas junjungan terbesar,Nabi SAW.
Disusuli dengan majlis ilmu .
Sebak sekali hati ini apabila mendengar peristiwa kewafatan Nabi Muhammad SAW.
 Pada masa hampir kewafatannya,baginda sedih memikirkan bagaimana keadaan umatnya 
setelah ketiadaannya nanti..Bimbang sekali baginda tentang kita...

                                                          ****************
..
Diriwayatkan bahawa surah Al-Maaidah ayat 3
diturunkan sesudah waktu Asar iaitu pada hari Jumaat
 di Padang Arafah pada musim haji penghabisan (Wada’).
Pada masa itu Rasulullah S.A.W. berada di Padang Arafah di atas unta.
 Ketika ayat ini diturunkan Rasulullah tidak begitu jelas penerimaan nya,
untuk mengingati isi dan makna yang terkandung di dalam ayat tersebut,
Baginda bersandar pada unta beliau sambil unta tersebut duduk perlahan-lahan.




Setelah Rasulullah S.A.W mengumpulkan para sahabat beliau,
maka Rasulullah pun menceritakan apa yang telah di beritahu oleh malaikat Jibrail A.S.
 Apabila para sahabat mendengar hal demikian maka mereka pun gembira sambil berkata:
”Agama kita telah sempurna! agama kita telah sempurna!”
Apabila Abu Bakar mendengar keterangan Rasulullah S.A.W. itu,
dia tidak dapat menahan kesedihannya maka dia pun kembali ke rumah
 lalu mengunci pintu dan menangis. Abu Bakar menangis dari pagi hingga ke malam
.
Kisah tentang Abu Bakar r.a menangis telah sampai kepada sahabat yang lain
maka berkumpullah para sahabat di hadapan rumah Abu Bakar r.a
 dan mereka berkata:”Wahai Abu Bakar, apakah yang telah membuat kamu menangis
sehingga sebegini sekali keadaan mu? Sepatutnya kamu berasa gembira
 sebab agama kita telah sempurna.”

Mendengar pertanyaan dari para sahabat maka Abu Bakar r.a pun berkata:
” Wahai para sahabatku, kamu semua tidak tahu tentang musibah yang menimpa kamu,
tidakkah kamu tahu bahawa apabila sesuatu perkara itu telah sempurna
maka akan kelihatan lah kekurangannya. Dengan turunnya ayat tersebut bahawa
 ianya menunjukkan perpisahan kita dengan Rasulullah S.A.W.
Hasan dan Husin menjadi yatim dan para isteri Nabi menjadi janda.”

Setelah mendengar penjelasan dari Abu Bakar r.a maka sedarlah mereka
 akan kebenaran kata-kata Abu Bakar r.a, lalu mereka menangis.
Tangisan mereka telah di dengar oleh para shabat yang lain,
maka mereka pun terus memberitahu Rasulullah S.A.W.
tentang apa yang mereka lihat itu.
Salah seorang dari sahabat berkata:
” Ya Rasulullah, kami baru balik dari rumah Abu Bakar r.a dan
 kami dapati ramai orang menangis dengan suara yang kuat di hadapan rumah beliau.”

Apabila Rasulullah mendengar keterangan dari sahabat itu,
 maka berubahlah muka Rasulullah dan dengan segera beliau
bergegas ke rumah Abu Bakar r.a.
Sebaik sahaja Rasulullah sampai di rumah Abu Bakar r.a maka Rasulullah S.A.W
 melihat kesemua mereka yang menangis dan bertanya.
“Wahai sahabatku, kenapakah kamu semua menangis?”
Kemudian Ali r.a berkata:” Ya Rasulullah S.A.W.,
Abu Bakar mengatakan dengan turunnya ayat ini membawa tanda bahawa wafat mu telah dekat.
Adakah ini benar, ya Rasulullah?”

Lalu Rasulullah S.A.W. berkata:
 Semua yang dikata oleh Abu Bakar r.a adalah benar dan
sesungguhnya masa untuk aku meninggalkan kamu semua telah hampir dekat.”
Sebaik sahaja Abu Bakar r.a mendengar pengakuan Rasulullah S.A.W
maka dia menangis sekuat tenaganya sehingga dia jatuh pengsan sementara
 Ali r.a pula mengeletar seluruh tubuhnya. Dan para sahabat yang lain
 menangis dengan sekuat-kuat yang mereka mampu.
Kemudian Rasulullah S.A.W. bersalam dengan para sahabat satu demi satu
 dan berwasiat kepada mereka.

Pada saat sudah dekat ajal Rasulullah S.A.W., beliau menyuruh Bilah bin Rabah
 azan untuk mengerjakan solat, lalu berkumpullah para Muhajirin dan Ansar di masjid Rasulullah S.A.W. kemudian Rasulullah menunaikan solat 2 rakaat bersama semua yang hadir.
 Setelah selesai mengerjakan solat beliau bangun dan naik ke atas mimbar dan berkata: “Alhamdulillah,

wahai para muslimin, sesungguhnya saya adalah seorang Nabi
 yang diutus dan mengajak orang kepada jalan Allah dengan izin Nya,
dan saya ini adalah sebagai saudara kandung kamu,
yang kasih sayang pada kamu semua seperti seorang ayah.
 Oleh itu kalau sesiapa mempunyai hak untuk dituntut,
maka hendaklah dia bangun dan memberitahu saya sebelum saya dituntut di hari kiamat.”

Apabila ajal Rasulullah S.A.W. makin hampir
 maka beliau pun memanggil para sahabat ke rumah Siti Aisyah r.a
 dan beliau berkata: “Selamat datang kamu semua semoga Allah S.W.T.
mengasihi kamu semua,
 saya berwasiat kepada kamu semua agar kamu semua bertaqwa kepada Allah S.W.T.
dan mentaati segala perintahnya.
Sesungguhnya hari perpisahan antara saya dengan kamu semua hampir dekat.
 Kalau telah sampai ajalku maka hendaklah Ali yang memandikanku,
Fadhl bin Abas hendaklah menuangkan air dan
Usamah bin Zaid hendaklah menolong keduanya.

Setelah itu kamu kapani aku dengan pakaianku sendiri
apabila kamu semua menghendaki, atau kapanilah aku dengan kain Yaman yang putih.
 Apabila kamu memandikan aku, maka hendaklah kamu letakkan
 aku diatas diatas balai tempat tidurku dalam rumah ku ini.
Setelah itu kamu semua keluarlah sebentar meninggalkan ku.
Setelah itu baru kamu semua masuk beramai-ramai bersolat ke atasku.”

Sebaik sahaja para sahabat mendengar ucapan yang sungguh menyayat hati itu
 maka mereka menangis dengan nada yang keras dan berkata:
” Ya Rasulullah S.A.W., anda adalah seorang Rasul yang diutus kepada kami
dan untuk semua yang mana selama ini anda memberi kekuatan dalam
 penemuan kami dan sebagai penguasa yang menguruskan perkara kami.
 Apabila anda sudah tiada nanti siapakah yang akan kami tanya setiap persoalan yang timbul nanti?”

Kemudian Rasulullah S.A.W. berkata:” Dengarlah para sahabatku
aku tinggalkan kamu semua jalan yang benar dan jalan yang terang
dan telah aku tinggalkan kepada kamu semua, dua penasihat 
yang satu daripadanya pandai bicara dan yang satu lagi diam sahaja.
Yang pandai bicara itu ialah Al-Quran dan yang diam itu ialah Maut.
Apabila ada sesuatu persoalan yang rumit diantara kamu,
 maka hendaklah kamu semua kembali kepada Al-Quran dan Hadisku
 dan sekiranya hati kamu itu berkeras maka lembutlah dia dengan mengambil pengajaran dari mati.”

Setelah Rasulullah S.A.W. berkata demikian, maka sakit Rasulullah S.A.W. bermula.
 Dalam bulan Safar Rasulullah sakit selama 18 hari dan sering diziarahi oleh para sahabat.
 Dalam sebuah kitab diterangkan bahawa Rasulullah S.A.W.
diutus pada hari Isnin dan wafat pada hari Isnin.
Pada hari isnin, sakit Rasulullah S.A.W. bertambah berat,
setelah Bilal r.a. selesai azan subuh, maka Bilal r.a pun pergi ke rumah Rasulullah S.A.W.
Sesampainya Bilal r.a di rumah Rasulullah S.A.W.,

 Maka Bilal r.a pun memberi salam:” Assalamualaikum ya Rasulullah.”
 Lalu dijawab oleh Fatimah r.a: “Rasulullah S.A.W. masih sibuk dengan urusan beliau.”
Setelah Bilal r.a mendengar penjelasan dari Fatimah r.a
maka Bilal pun kembali ke masjid tanpa memahami kata-kata Fatimah r.a itu.

Apabila waktu subuh hampir hendak lupus,
 lalu Bilal pergi sekali lagi ke rumah Rasulullah S.A.W.
dan memberi salam seperti permulaan tadi,
 kali ini salam Bilal r.a telah didengar oleh Rasulullah dan baginda berkata:
”Masuklah wahai Bilal, sesungguhnya penyakitku ini semakin berat,
 oleh itu kamu suruhlah Abu Bakar mengimamkan solat Subuh
 berjemaah dengan mereka yang hadir.”

Setelah mendengar kata-kata Rasulullah S.A.W.
 maka Bilal r.a. pun berjalan menuju ke masjid sambil meletakkan tangannya
 diatas kepala dengan berkata:” Aduh musibah!”

Sebaik sahaja Bilal sampai di masjid maka Bilal pun memberitahu Abu Bakar
 tentang apa yang telah Rasulullah S.A.W. kata kan kepadanya.
Abu Bakar tidak dapat menahan dirinya apabila melihat mimbar kosong
 maka dengan suara yang keras Abu Bakar r.a menangis sehingga jatuh pengsan
.
Melihat peristiwa itu, maka riuh rendahlah di dalam masjid
sehingga Rasulullah bertanya kepada Fatimah apakah yang berlaku?” Maka Fatimah memberitahu:”Kekecohan kaum muslimin sebab anda tidak pergi ke masjid.”
Kemudian Rasulullah memanggil Ali r.a dan Fadhl bin Abas,
 lalu Rasulullah S.A.W. bersandar kepada kedua mereka dan terus pergi ke masjid.
 Setelah Rasulullah S.A.W. sampai di masjid maka
beliau pun bersolat Subuh bersama dengan para jemaah.

Setelah selesai solat Subuh maka Rasulullah S.A.W. pun berkata:
 “Wahai kaum muslimin, kamu semua sentiasa dalam pertolongan
 dan pemeliharaan Allah S.W.T., oleh itu hendaklah kamu semua
bertaqwa kepada Allah S.W.Tdan mengerjakan segala perintahNya.
Sesungguhnya aku akan meninggalkan dunia ini dan kamu semua,
dan hari ini adalah hari pertama aku di akhirat dan hari terakhir aku di dunia.

Setelah berkata demikian, maka Rasulullah S.A.W. pun pulang ke rumah beliau.
Kemudian Allah mewahyukan kepada malaikat Izrail:
”Wahai Izrail, pergilah kamu kepada kekasihku dengan sebaik-baik rupa
 dan apabila kamu hendak mencabut rohnya maka hendaklah
kamu melakukan dengan cara yang paling lembut sekali.

Apabila kamu pergi kerumahnya maka minta izinlah terlebih dahulu,
 kalau di izinkan kamu masuk maka masuklah kamu ke rumahnya
 dan kalau dia tidak mengizinkan kamu masuk maka hendaklah kamu kembali kepada ku.

Sebaik sahaja malaikat Izrail mendapat perintah dari Allah S.W.T
. maka malaikat Izrail pun dengan segera menyerupai seorang Arab Badwi.
Setelah malaikat Izrail sampai dihadapan rumah Rasulullah S.A.W.
maka dia pun memberi salam
:”Assalamu alaikum yaa ahla baitin nunuwwati wa ma danir risaalati aadkhulu?”
 (Mudah-mudahan keselamatan tetap untuk kamu sekelian,
wahai penghuni rumah nabi dan sumber risalah, bolehkah saya masuk?”)

Apabila Fatimah mendengar orang memberi salam maka dia pun berkata:
”Wahai hamba Allah, Rasulullah S.A.W. sedang sibuk sebab
sakitnya yang semakin berat.”Kamudian malaikat Izrail berkata lagi
seperti permulaannya, dan kali ini seruan malaikat itu telah didengar
oleh Rasulullah S.A.W. dan Rasulullah S.A.W. bertanya kepada Fatimah r.a:
” Wahai Fatimah, siapakah di depan pintu itu.”

Maka Fatimah r.a berkata:”Ya Rasulullah, ada seorang Arab Badwi
 memanggilmu dan aku telah katakan kepadanya bahawa anda sedang
 sibuk sebab sakit, sebaliknya dia memandang saya dengan tajam
 sehingga merasa mengigil badan saya.”

Kemudian Rasulullah S.A.W. berkata
”Wahai Fatimah, tahu kah kamu siapakah orang itu?”
Jawab Fatimah:”Tidak ayah.”
Dia adalah malaikat Izrail, malaikat yang akan memutuskan
segala macam nafsu syahwat yang memisahkan
perkumpulan- perkumpulan dan yang memusnahkan
semua rumah serta meramaikan penghuni kubur.”
Fatimah r.a. tidak dapat menahan air matanya lagi setelah mengetahui bahawa
 saat perpisahan dengan ayahnya telah hampir, dia menangis sepuas-puasnya.

Apabila Rasulullah S.A.W. mendengar tangisan Fatimah maka beliau pun berkata:
” Janganlah engkau menangis wahai Fatimah, engkaulah orang pertama dalam
keluargaku akan bertemu dengan aku.”
Kemudian Rasulullah S.A.W. menjemput malaikat Izrail masuk.
 Maka malaikat Izrail pun masuk dengan mengucap: “Assalamualaikum ya Rasulullah.”

Lalu Rasulullah menjawab:”Wa alaikas saalamu,
wahai Izrail engkau datang menziarahi aku atau untuk mencabut rohku?”
Izrail berkata:”Kedatangan saya adalah untuk menziarahi mu dan
 mengambil roh mu, itupun kalau kamu izinkan, kalau tidak izinkan maka aku akan kembali.”

Rasulullah berkata:”Wahai Izrail, dimanakah kamu tinggalkan Jibrail?”
Izrail berkata:”Saya tinggalkan Jibrail A.S. di langit dunia,
semua para malaikat sedang memuliakan dia.”

Tidak berapa saat kemudian, Jibrail A.S. pun turun dan
duduk dekat kepala Rasulullah S.A.W.
Apabila Rasulullah S.A.W. melihat kedatangan Jibrail A.S.
maka Rasulullah S.A.W. pun berkata:
”Wahai Jibrail, tahukah kamu bahawa ajalku sudah dekat?”
Jibrail berkata:” Ya, aku memang tahu.”

Rasulullah S.A.W. bertanya lagi:
”Wahai Jibrail beritahu kepadaku kemuliaan yang mengembirakan aku disisi Allah S.W.T.”
Jibrail A.S. berkata:”Sesungguhnya semua pintu langit telah dibuka,
 para malaikat bersusun rapi mananti roh mu di langit. Kesemua para bidadari
sudah berhias menanti kehadiran rohmu.”

Rasulullah S.A.W. berkata:”Sekarang kamu katakan pula
 tentang umatku pada hari Kiamat nanti.”
Jibrail A.S berkata:” Allah S.W.T. telah berfirman: “Sesungguhnya Aku telah
melarang semua nabi masuk ke syurga sebelum engkau masuk terlebih dahulu,
dan aku juga melarang semua umat memasuki syurga sebelum umat mu memasuki syurga.”

Rasulullah S.A.W. berkata:”Wahai Izrail, dekat lah kamu kepadaku.”
Setelah itu malaikat Izrail pun memulakan tugasnya apabila roh itu sampai
pada pusat, maka Rasulullah S.A.W. pun berkata:
”Wahai Jibrail alangkah dasyatnya rasa mati.”

Jibrail mengalihkan pandangan dari Rasulullah
 apabila mendengar kata -kata beliau.
Melihat telatah Jibrail itu, maka Rasulullah pun berkata:
 “Wahai Jibrail, apakah kamu tidak suka melihat wajahku?”
Jibrail A.S berkata:”Wahai kekasih Allah,
 siapakah orang yang sanggup melihat wajah mu di kala kamu dalam sakaratul maut?”
Anas bin Malik berkata:”Apabila roh Rasulullah S.A.W. telah sampai di dada beliau bersabda:”Aku wasiatkan kepada kamu semua menjaga solat dan apa-apa yang telah diperintahkan ke atas atasmu.”
Ali r.a. berkata:”Sesungguhnya Rasulullah S.A.W.ketika menjelang saat-saat terakhir, telah mengerakkan kedua bibir beliau sebanyak dua kali dan saya meletakkan telinga saya dekat Rasulullah S.A.W. dia berkata:”Umatku, Umatku.”


  اللهم صل وسلم على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا  محمد                                            
Wahai para pembaca yang dikasihi Allah sekalian,marilah kita renung-renungkan ,
Seandainya Nabi masih bersama kita,apakah yang kita ingin tunjukkan kepada baginda yang boleh 
menggembirakan hati baginda.?...Allahu akbar
Perbanyakkanlah selawat keatas nabi Muhammad SAW.                                                                                                                                         ♥
Barakallahu fikum  
Wassalammualaikum warohmatullahi taalam wabarakatuh..

Tiada ulasan:

Catat Ulasan